Jenis Penyakit Udang Vaname Yang Perlu Diwaspadai

Apa saja macam-macam jenis penyakit udang vaname yang menjadi ancaman pelaku usaha udang vaname. Bagaimana cara mengenalinya?

Kali ini kita akan membahas soal macam-macam jenis penyakit udang vaname. Apa saja penyakit udang vaname yang dapat mengancam dan bagaimana cara sederhana untuk mengenalinya ciri-cirinya?

Di antara banyak ancaman bagi pelaku usaha udang vaname, serangan penyakit pada udang vaname menjadi salah satu yang bisa menjadi sangat merugikan. Jenis penyakit udang vaname sendiri bisa disebabkan oleh banyak faktor. Termasuk di antaranya efek infeksi karena parasit, bakteri dan virus. Selain penyakit udang vaname juga dapat disebabkan oleh aspek non infeksi.

Dan dari banyak macam-macam penyakit udang vaname tersebut, berikut adalah jenis penyakit udang vaname yang paling banyak menjadi momok pada usaha ternak udang vaname Indonesia.

White Spot Syndrome Virus (WSSV)

White spot syndrome ini termasuk dalam daftar macam-macam penyakit udang vaname yang disebabkan oleh infeksi virus. Selain WSS, penyakit yang disebabkan oleh virus lain adalah Infectious Myonecrosis Virus (IMNV), Infectious Hypodermal and Hematopoietic Necrosis Virus (IHHNV), Taura Syndrome Virus (TSV) dan Shrimp Hemocyte Iridescent Virus (SIHV). Hanya jenis WSS dan IMNV saja yang termasuk jenis penyakit udang vaname yang paling banyak muncul di Indonesia.

Penyakit ini mengakibatkan terbentuknya spot putih pada cangkang dan lapisan daging udang terluar. Infeksi ini juga menyerang pencernaan hingga sistem pernafasan. Akibatnya udang mengalami gangguan makan dan nafas.

WSS berkembang dengan relatif lambat, tetapi dapat menyebabkan persebaran yang cepat pada udang dalam satu kolam atau tambak. Sehingga tanpa sempat disadari, seluruh udang akan terserang dan pelaku usaha akan mengalami kerugian besar.

READ  Budidaya Benur Udang, Potensi Menarik Lain dari Usaha Ternak Udang

Infectious Myo Necrosis Virus (IMNV)

Penyakit Myo ini merupakan jenis penyakit udang vaname karena virus. Termasuk penyakit yang mematikan, merugikan dan sulit dikendalikan. Udang yang terbukti memiliki myo akan sulit menembus pasar premium dan ekspor.

Myo dengan mudah menyebar pada tambak udang vaname yang tidak memiliki suplai air berkualitas baik. Biasanya pada musim kemarau ketika suplai air berkurang, persebaran penyakit ini mengalami peningkatan.

Ciri dari jenis penyakit udang vaname ini dapat dikenali dengan sejumlah kondisi seperti udang tampak lebih pucat, ekor kemerahan dan insang tampak gelap. Meski belakangan virus mulai beradaptasi sehingga efek ekor kemerahan kadang tidak muncul, sehingga kerap sulit disadari pemilik tambak.

White Feces Disease (WFD)

WFD adalah jenis penyakit udang vaname yang menyebabkan udang mengeluarkan kotoran putih. Kotoran ini cepat dikenali dengan keberadaan plak putih yang mengambang di permukaan air. WFD ini disebabkan oleh pertumbuhan parasit menyerupai cacing yang menginfeksi udang.

Cacing-cacing kecil ini masuk dan tertelan dalam pencernaan udang vaname. Anda dapat mudah menemukan cacing kecil ini ketika membelah perut udang vaname yang terjangkit.

Pertumbuhan parasit ini lebih mudah terjadi pada tambak dengan suplai air yang mengandung kadar garam tidak tepat dan memiliki kualitas air yang buruk atau kurang bersih.

Early Mortality Syndrome (EMS)

EMS termasuk jenis penyakit udang vaname yang ditakuti karena menyebar dengan cepat dan menyebabkan kematian 100% dalam periode singkat. Bahkan serangan dapat terjadi saat usia udang baru pada kisaran 20 hari.

Penyakit EMS ini masuk dalam golongan macam-macam penyakit udang vaname yang disebabkan oleh bakteri. Biasanya berkaitan dengan kualitas air dan kebersihan kolam. Pastikan endapan sisa pakan tidak terbentuk di dasar kolam, karena keberadaannya selain dapat menimbulkan efek toksin juga menjadi faktor penyebab terbentuknya koloni bakteri dan parasit dalam kolam.

READ  Tips Mudah Mencegah Penyakit Pada Udang Vaname

Ciri khas dari penyakit EMS ini antara lain adalah udang yang tampak lebih kecil, tampak pucat serta lemah dan tidak gesit. Udang berwarna sekilas menyerupai warna air, tubuh kecil tidak proporsional dengan ukuran kepala.

Yellow Head Disease (YHD)

Satu lagi momok menakutkan pelaku usaha udang vaname adalah YHD. Penyakit ini dapat menyebar dengan sangat cepat dan mematikan 100% hanya dalam hitungan hari. Sementara biasanya menyerang pada udang berusia dewasa yang hampir panen. Tentu saja ini akan semakin meningkatkan nominal kerugian.

Penyakit ini disebabkan oleh kerusakan hati yang pada akhirnya menyebabkan perut udang tampak kosong, udang terlihat pucat dan berwarna hampir menyerupai air. Udang juga akan membentuk warna kekuningan di bagian kepala.

Itulah macam-macam jenis penyakit udang vaname yang diketahui paling banyak mengancam di usaha ternak udang vaname di Indonesia. Mewaspadai dengan selalu mengawasai suplai air, kebersihan lingkungan dan kondisi udang menjadi kunci utama mencegah penyakit yang tidak diinginkan muncul.

You May Also Like

About the Author: adm_bisnis

Memberikan yang terbaik buat pembaca setia di web ini, banyak ide menarik seputar tips bisnis rumahan dan peluang usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.